Rudy-Fitter Tumbang di 8 Besar, PWI Lampung Siapkan Evaluasi Menuju Porwanas

  


LAMPUNG SELATAN — Langkah pasangan ganda putra PWI Lampung, Rudy dan Fitter, terhenti di babak delapan besar Gubernur Lampung Badminton Open 2026.


Rudy-Fitter harus mengakui keunggulan pasangan asal DKI Jakarta, Eko Hamiseno dan Harry Ming, dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Bulu Tangkis Ryuga, Lampung Selatan, Jumat (2/10/2026) malam.


Dalam laga tersebut, Rudy-Fitter kalah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 10-21.


Meski gagal melaju ke semifinal, penampilan di turnamen tersebut menjadi pengalaman penting bagi Rudy-Fitter dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.


Manajer Bulutangkis PWI Lampung, Aswarodi, didampingi dr. Imam Ghozali, mengatakan sejak awal pihaknya berharap Rudy-Fitter mampu menembus babak semifinal.


Namun, menurutnya, pertandingan di Gubernur Lampung Badminton Open 2026 juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan keduanya saat menghadapi pasangan dengan pengalaman kompetitif di level nasional.


“Kita tentunya berharap Rudy dan Fitter bisa melangkah setidaknya hingga semifinal. Namun, kita memahami bahwa ajang ini diikuti pemain-pemain dengan level nasional,” ujar Aswarodi.


Ia mengatakan sejumlah peserta memiliki pengalaman tampil di berbagai kejuaraan, termasuk kompetisi tingkat nasional hingga internasional.


Karena itu, Aswarodi menilai kekalahan di babak delapan besar tidak hanya dilihat dari hasil pertandingan, tetapi juga sebagai bahan evaluasi bagi Rudy-Fitter.


“Ajang ini menjadi uji coba yang sangat tepat bagi Rudy dan Fitter. Mereka bisa mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki, sekaligus melihat bagian mana yang masih harus diperbaiki,” katanya.


Menurut Aswarodi, lawan yang dihadapi Rudy-Fitter juga memiliki pengalaman yang cukup tinggi. Salah satunya disebut memiliki keterkaitan dengan nama besar Sigit Budiarto, peraih gelar juara dunia bulutangkis.


Aswarodi berharap pengalaman menghadapi pasangan berkualitas dapat menjadi modal bagi Rudy-Fitter untuk meningkatkan persiapan menuju Porwanas 2027.


Evaluasi, kata dia, akan dilakukan terhadap sejumlah aspek, mulai dari kondisi fisik, teknik permainan, komunikasi hingga kekompakan sebagai pasangan.


“Rudy dan Fitter harus terus melakukan evaluasi bersama, saling mengoreksi kekurangan dan memperkuat kelebihan masing-masing. Persiapan fisik, teknik, serta kekompakan pasangan juga perlu ditingkatkan agar semakin optimal,” pungkasnya.


Gubernur Lampung Badminton Open 2026 pun menjadi bagian dari proses pematangan pasangan ganda putra PWI Lampung sebelum menghadapi persaingan pada Porwanas 2027.