Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dan BAZNAS terhadap keluarga korban yang masih menunggu kepastian keberadaan Rojaktana.
Dewi Meria (32), istri Rojaktana, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui BAZNAS.
Menurut Dewi, hingga Rabu (23/9/2026), suaminya masih belum ditemukan meski proses pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan.
“Sudah berhari-hari kami menunggu kabar. Sampai sekarang suami saya belum ditemukan. Kami hanya berharap ada keajaiban dan tim pencarian bisa segera menemukan suami saya,” ujar Dewi dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengatakan, keluarga terus berupaya memperoleh informasi terkait perkembangan proses pencarian serta berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Namun, hingga kini keluarga belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan Rojaktana.
“Keluarga berharap Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memberikan perhatian dan dukungan, baik secara moril maupun bantuan lainnya, karena kami sedang menghadapi cobaan yang berat sejak peristiwa tenggelamnya KMP Virgo,” katanya.
Sementara itu, Staf Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kehumasan BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Ustaz Ahmad Fudholi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga korban yang sedang menghadapi musibah.
“Kami dari BAZNAS Pesawaran memberikan bantuan untuk sedikit meringankan beban keluarga korban. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Ahmad.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi keluarga Rojaktana sekaligus menjadi dukungan moril selama proses pencarian masih berlangsung.
Musibah tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, kata dia, tidak hanya menjadi duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi perhatian bersama.
“Semoga keluarga diberikan kekuatan dan proses pencarian dapat berjalan dengan baik sehingga ada kepastian mengenai keberadaan korban,” pungkasnya. (Red)
