SINERGI TANPA HENTI! Usai Groundbreaking Bersama Gubernur, Bupati Way Kanan Langsung “Gebrak” Kemenko Infrastruktur

 


WAY KANAN – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan pembangunan infrastruktur. Usai mendampingi Gubernur Lampung dalam kegiatan groundbreaking perbaikan jalan di wilayah Way Kanan, Kamis (9/4/2026). 


Bupati Way Kanan langsung bertolak ke Jakarta untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.


Langkah cepat dan simultan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di Bumi Ramik Ragom tidak lagi sekadar wacana, melainkan telah masuk tahap implementasi nyata.


Perbaikan Jalan sebagai Nafas Ekonomi Rakyat

Bupati Way Kanan menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan jalan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat. Selama ini, kondisi jalan yang rusak menjadi kendala serius dalam distribusi hasil pertanian dan perkebunan.


“Kalau jalan rusak, distribusi hasil panen terhambat, biaya logistik meningkat, dan pada akhirnya petani yang dirugikan. Ini yang ingin kita putus,” tegasnya.


Ia juga menekankan pentingnya konektivitas menuju sentra produksi, seperti padi, jagung, dan singkong, serta komoditas unggulan daerah seperti karet, kelapa sawit, kopi, dan lada. Upaya ini sekaligus mendukung program prioritas nasional, termasuk Asta Cita Presiden.


Usulan Strategis Dibawa ke Pemerintah Pusat

Dalam kunjungannya ke pemerintah pusat, Bupati Way Kanan tidak hanya melakukan koordinasi, tetapi juga membawa sejumlah usulan konkret dan terukur, antara lain:


Pengembangan Koridor Jalan Produksi

Percepatan pembangunan akses logistik dari kawasan pertanian dan perkebunan menuju pasar serta industri pengolahan.


Pembangunan Irigasi Teknis

Optimalisasi dan pembangunan saluran irigasi tersier di sentra pertanian guna mendukung ketahanan dan swasembada pangan.


Penerangan Jalan Umum (PJU)

Pengadaan lampu jalan di ruas jalan nasional sepanjang kurang lebih 80 kilometer untuk meningkatkan keselamatan serta mendorong aktivitas ekonomi pada malam hari.


Sinkronisasi Pusat, Provinsi, dan Daerah

Groundbreaking yang dilakukan oleh Gubernur Lampung di Way Kanan menjadi indikator bahwa intervensi di tingkat provinsi telah berjalan. Namun demikian, Bupati memastikan bahwa langkah tersebut harus diperkuat melalui dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah pusat.


Dengan demikian, pembangunan tidak berjalan secara parsial, melainkan terintegrasi dan berkelanjutan.


Pemerintah pusat melalui Kemenko Infrastruktur merespons positif usulan tersebut. Program yang diajukan dinilai strategis dan akan segera dikoordinasikan dengan kementerian teknis terkait, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perhubungan.


Meski demikian, terdapat catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti, yakni penyelesaian Detail Engineering Design (DED) sebagai syarat utama percepatan realisasi program.


Target 2026–2027: Way Kanan Melompat

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, optimisme terhadap percepatan pembangunan di Way Kanan semakin menguat.


Bupati Way Kanan menegaskan bahwa strategi yang dijalankan saat ini merupakan langkah terpadu agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.


“Kami bergerak di semua lini. Hari ini groundbreaking berjalan, dan di saat yang sama kami kawal langsung di pusat. Target kami jelas, pada 2026 hingga 2027 Way Kanan harus mengalami lompatan pembangunan,” ujarnya.


Ia menambahkan, visi “Way Kanan Mandiri dan Sejahtera” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang kuat dan konektivitas yang berkelanjutan.