BANDAR LAMPUNG(M9G) — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bandar Lampung sejak Selasa malam (14/4/2026) menyebabkan banjir kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim,GG Mushola.
Air dilaporkan meluap dari aliran kali ke saluran drainase hingga akhirnya masuk ke rumah-rumah warga. Akibatnya, sekitar 50 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang merendam kawasan permukiman tersebut.
Muji, salah satu warga setempat, mengatakan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam.
“Tadi habis hujan dari jam 5 sampai jam 7 langsung banjir. Air dari kali meluap ke saluran, terus masuk ke kampung-kampung,” ujarnya.
Ia menyebutkan, hampir seluruh rumah warga di wilayah tersebut terdampak genangan air. Sejumlah peralatan rumah tangga, seperti kasur dan perabot lainnya, turut terendam.
“Di sini banyak yang terdampak, hampir semua rumah kerendam. Peralatan rumah tangga juga banyak yang kena,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, warga mengaku mengalami kerugian materi yang cukup besar akibat peristiwa tersebut.
“Kalau korban jiwa tidak ada, tapi hampir semua rumah tangga terdampak,” tambahnya.
Warga juga mengungkapkan bahwa banjir diperparah oleh kondisi tanggul yang jebol, sehingga air semakin deras mengalir ke permukiman.
“Banjir ini juga diperparah karena tanggul jebol, jadi air makin deras masuk ke permukiman warga,” jelas Muji.
Sementara itu, bantuan darurat mulai disalurkan kepada warga terdampak. Pihak RT bersama kelurahan setempat telah memberikan bantuan berupa nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan sementara warga.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat dan konkret untuk menangani persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut, termasuk perbaikan tanggul dan normalisasi saluran air.
“Harus ada tindakan cepat,” tegasnya.
