Rahmad Padli Inisiasi Lima Kades Pinjam Alat Berat Bersihkan Ruas Jalan yang Tertimbun Tanah Longsor



LAMPUNG UTARA (M9G),- Merespon keluhan warga dari lima desa di wilayah Kecamatan Tanjung Raja yang mengeluhkan kondisi badan jalan tertutup oleh tanah akibat intensitas hujan yang turun sangat tinggi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara menginisiasi lima Kepala Desa untuk mengunakan alat berat milik pemerintah daerah setempat.

Menyikapi keluhan warga itu Ketua Komisi II DPRD Lampung Utara, Rahmad Padli berinisiatif memberikan masukan kepada lima Kepala Desa untuk mengajukan pinjaman alat berat ke Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Lampung Utara. 

"Sudah kita inisiasi untuk melakukan pinjaman alat berat ke dinas, dan alat itu hari ini turun untuk melakukan pembersihan tanah di lokasi jalan yang tertutup itu," kata Rahmad Padli, Rabu 21 Januari 2026.

Diketahui kelima desa di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara yang nyaris terisolir akibat ruas jalan utamanya terputus karena adanya tanah menimbun badan jalan. 

Ya itu Desa Tanjung Beringin, Karang Waringin, Sukasari, Suka Mulya dan Desa Gunung Katon.

Untuk kondisi ruas jalan yang tertutup oleh tanah itu berada di wilayah Dusun Sinar Ogan, Desa Tanjung Beringin. Hal itu terjadi pasca tingginya intensitas hujan yang berlangsung beberapa pekan terakhir.

Akibatnya badan jalan tersebut sulit untuk dilalui oleh warga yang mengunakan kendaraan. Sementara warga setempat mayoritas petani yang mengunakan akses jalan itu mengunakan kendaraan untuk membawa hasil pertanian mereka.

Setelah menerima masukan dari Ketua Komisi II DPRD Lampung Utara, Rahmad Padli, kelima Kepala Desa melakukan pinjaman alat berat ke dinas pekerjaan umum atau SDABMBK Lampung Utara. 

"Alhamdulillah, pemerintah kabupaten meminjamkan alat berat (eksavator) untuk membersihkan tanah longsor yang ada di badan jalan dan siring, mudah-mudahan keluhan warga ini dapat segera di atasi," ungkap Kepala Desa Sukasari, Johan Wahyudi.

‎Lebih lanjut dikatakannya, untuk progres perbaikan badan jalan itu diyakini akan secepat terselesaikan supaya dapat segera dilalui oleh kendaraan. 

‎“Ini komitmen kami bersama. Jalan ini merupakan akses vital masyarakat, sehingga perbaikannya harus benar-benar tuntas dan bisa segera dapat dilalui warga,” ujarnya. 

Pantauan di lokasi, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan terhadap badan jalan yang tertimbun tanah tersebut.

Di lokasi itu juga turut dihadiri anggota DPRD Lampung Utara, Neti Hastuti bersama kelima Kepala Desa yang hampir terisolir ya itu lima Kepala Desa Tanjung Beringin, Karang Waringin, Sukasari, Suka Mulya dan Desa Gunung Katon. (**)