Diduga KUPT Puskesmas Cukuh Balak Melakukan Pemotongan Gajih Jasa Medis Honorer



Tanggamus (MB),- Dugaan KUPT Puskesmas Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus melakukan praktik pemotongan gajih semua pekerja honorer kurang lebih 10 orang di soal Ketua LSM LPAKN RI PROJAMIN Kabupaten Tanggamus.Sabtu23 Maret 2024.


Hal ini terungkap dari pekerja honorer yang enggan disebutkan namanya, sebagai perawat di Puskesmas Cukuh Balak.

"Iya betul pak , kami sebagai pekerja honorer ini sangat kecewa karena uang jasa medis kami dipotong Rp.300.000 sampai Rp.400.000 setiap bulannya dan tidak jelas peruntukannya,"Jelasnya pada awak media pada Jumat,22 Maret 2024.


Saat disinggung transparansi nya KUPT dan Bendahara Puskesmas atas anggaran laporan harian kerja dan jumlah uangnya yang di dapatkan pekerja honorer perbulannya,KUPT Puskesmas dan Bendahara tidak ada transparansi terhadap anggaran jasa medis itu.

"Kami hanya di beri uang Rp300 ribu - Rp400 ribu tanpa ada laporan hasil kerja kami dan kami itu tidak membubuhkan tanda tangan penerima gajih,"jelasnya.

 

Lebih lanjut,sebagai pekerja honorer kami ada sekitar 10 orang,sangat menyayangkan sikap KUPT Puskesmas Cukuh Balak ini yang diduga melakukan pemotongan uang jasa medis kami,dan itu uang kecil kok tapi itu sangat berharga buat kami untuk hidup keluarga kecil kami.


Sementara itu,saat awak media konfirmasi kepada KUPT Puskesmas Cukuh Balak yang berinisial (SM) melalu via telpon WhatsApp pada Sabtu,23 Maret 2024 menyampaikan bahwa untuk hal pemotongan gajih pekerja honorer yang berjumlah Rp.300.000 sampai Rp 400.000 perbulannya itu tidak benar.

"Informasi dugaan pemotongan Itu tidak benar pak, kami tidak pernah melakukan pemotongan uang gajih jasa medis, bahkan saya tidak tahu,karena itu tugas bendahara.Masalah gaji itu hasil mereka kerja perbulan dan gajih langsung di transfer lewat rekening masing-masing tenaga honorer tersebut.Uang itu bentuknya nge link  pak ,jadi misalnya kerja dapet Rp.400.000 atau kurang Rp.400.000 nah sisa uang itu nge link ke teman-teman yang lain gitu pak,"terang KUPT.


Untuk transparansi anggaran jasa medis perbulannya, kami transparan untuk hal anggaran itu ,berapa mereka kerja perbulan nya dan gajihnya ,tapi gimana mereka di ajak kumpulan tidak hadir,yang jelas kami dari KUPT tidak pernah memotong uang gajih jasa medis tersebut,"tutup SM.


Helmi, Ketua Lembaga Pemantau Aset Keuangan Negara Republik Indonesia (LPAKN RI PROJAMIN) DPK Tanggamus ,tidak akan tinggal diam dengan masalah ini,jika benar adanya dugaan potongan gajih tersebut akan kami laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH). 

"Dan sudah sangat jelas ini kejahatan luar biasa yang diduga KUPT Puskesmas Cukuh Balak melakukan pemotongan gajih jasa medis tersebut,"
tegas Helmi Ketua LPAKN RI Projamin.

(Tim)

0/Post a Comment/Comments