Tak Pernah Dilibatkan Dalam Pembangunan Labolararium SMP Satap 2 Anggota Pokmas Pilih Mundur.




Lampung tengah, mediaberjaya.com - Guna melengkapi sarana dan prasarana untuk meningkatkan mutu pendidikan di setiap daerah hingga kegiatan belajar mengajar bisa lebih efektif di sekolah.


Pemerintah pusat menggelontarkan dana hingga milyaran rupiah ke kabupaten lampung tengah pada satuan kerja Dinas pendidikan kabupaten lampung tengah provinsi lampung , melalui program bantuan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) tahun anggaran 2023.


Namun hal ini malah menjadi sorotan publik karna disebut dapat menimbulkan praktek pelanggaran hingga dijadikan kesempatan aji mumpung untuk meraup keuntungan pribadi oleh beberapa oknum.





Seperti halnya yang terjadi di SMPN.1 atap 2 selagai lingga yang berlokasi di kampung Gedung aji kecamatan selagai lingga yang pengerjaannya di duga tidak sesuai dengan anggarannya serta tidak tercantum pagu anggaran di papan impormasi, hingga disebut tidak transparan


Dan diduga kangkalingkong antara kepala sekolah, ketua pomkas dengan anggota pokmas, makanya anggota pokmas mundur dari keanggotaannya , ujar sumber yang minta namanya di rahasiakan.


Bahkan sumber mengatakan anggota pokmasnya dan kepala sekolahnya pernah adu mulut bahkan anggota pokmas tersebut langsung mengundurkan diri dari keanggotaan , karna ulah ketua pokmasnya yang diduga kurang keterbukaan, 


Menurut sumber pengerjaannya gedung ruang laborarorium tersebut di duga tidak sesuai dengan anggarannya, 


Selain itu juga pagu anggarannya tidak tertera di papan informasi, seharusnya tertulis di papan informasi ujar sumber kepada media ini Jum'at ( 29/12/2023 ) dirumahnya.


Lebih lanjut sumber mengatakan , bahwa Wagirin selaku ketua pokmas di anggap angkuh dan pemberani, pasalnya Wagirin ( ketua pokmas red ) pernah bercerita bahwa sejak ia menjabat selaku ketua pokmas , wartawan ngak ada yang berani nemui dirinya, ujar sumber


Mendengar hal tersebut media ini mencoba menemui wagirin selaku pokmas dirumahnya , namun yang bersangkutan tidak berada di tempat


Kemudian media mencoba menemui Dede selaku kepala sekolah SMPN, 1 atap 2 selagai lingga , namun lagi - lagi Nihil alis tidak ketemu


Sampai berita ini di rilis ,Wagirin ketua pokmas dan Dede selaku kepala sekolah tersebut belum berhasil ditemui



( Mansur )

0/Post a Comment/Comments